Antara Cinta dan Benci

Antara Cinta dan Benci adalah dua kata yang selalu beriringan mengiringi setiap langkah Percintaan. Entah itu kita sadari atau tidak, banyak dari kita yang sedang jatuh cinta namun berakhir dengan benci Namun apakah rasa benci itu bisa kita hilangkan agar kita tetap bisa menjaga rasa Cinta walaupun hubungan tersebut sudah hancur ?

Mari kita perhatikan, banyak sekali dari kita yang sedamg Membina suatu hubungan ataupun yang baru membangun suatu hubungan (PDKT), Lalu hubungan itu berakhir atau Cinta kita di tolak, maka akan lahir yang namanya Benci. Yang tadinya kita melimpahkan segala kasih sayang kita kepada si dia, memuji-muji setiap hari, Memberikan puisi cinta kepadanya, berbalik arah 180 derajat. sehingga kita enggan untuk memberikan segala perhatian dan kasih sayang kita kembali.

Masih di kategorikan wajar kalau rasa benci itu timbul karena memang manusia itu memiliki hawa nafsu yang bisa berubah-ubah. Namun apakah pantas kita membenci kepada orang yang pernah kita Cintai

Mungkin kita pernah mengalami ketika kita sedang pendekatan kepada seorang wanita. Perjuangan kita memang habis-habisan, setiap hari dia memberikan perhatian yang baik kepada wanita tersebut, Namun setelah mengetahui Cinta nya di tolak maka kitapun akan sangat kecewa sehingga timbul benci bahkan banyak yang berlebihan sambil memaki-maki wanita tersebut.

Atau yang sedang menjalin sebuah hubungan dan ketika hubungan mereka berakhir maka akan timbul rasa benci juga sampai-sampai ketika si wanita Menikah dengan orang lain maka diapun enggan untuk datang ke Undangan Pernikahannya. karena memang sudah timbul rasa benci.

Sudah sepatutnya kita bersikap dewasa, Jika kita memang mengalami kegagalan dalam suatu hubungan terimalah dengan lapang dada, jangan merubah yang tadinya Cinta menjadi Benci karena itu memang terlihat konyol ketika kita membenci orang yang pernah kita Cintai.



Cinta Adalah Anugerah Yang Terindah, dan
Harus Kita Jaga Sampai Akhir Nanti
Meskipun Raga Kita Tidak Bersatu

Posting Komentar