Berbuat Baik Itu Investasi

Ada sebuah kisah tentang orang yang selalu berbuat baik, di ceritakan ada seorang ibu yang membuka warung nasi di dekat sebuah Perguruan Tinggi ternama di daerah Bandung. Sudah sejak lama ibu tersebut mencari rezeki dari warung nasinya, Pendapatan dari warung nasi tersebut di gunakan untuk makan sehari-hari dan juga membiayai anaknya yang sedang Sekolah di salah satu SMA negeri di daerah Bandung.

Setiap hari, ibu tersebut membuka warung nasinya dan melayani setiap pembeli yang akan makan di warung nya. kebanyakan dari mereka adalah Mahasiswa di Perguruan Tinggi tersebut.

Pada suatu ketika ada seorang mahasiswa yang sudah memasuki semester akhir, karena memang mahasiswa tersebut berasal dari keluarga yang sederhana maka dia harus bisa menghemat segala pengeluarannya agar cukup untuk makan, biaya ujian dan juga skripsi. Ketika ia menghitung-hitung bekalnya, maka jatah makan untuk tiap harinya hanya 2000 rupiah untuk satu kali makan.

Ketika waktu makan siang tiba ia mengunjungi warung nasi milik ibu, dan berharap dia bisa membeli nasi hanya dengan 2000 rupiah. Ketika pertama kali masuk lalu di sapa oleh ibu "Mau beli nasi de? Tanya  Ibu warung". "Iya Bu" jawab Mahasiswa. "Berapa Harga satu bungkus nasi bu?" "2000 rupiah" jawab ibu, "Kalau sayur telornya?" "sama 2000 de" tutur ibu warung. Sambil berpikir bahwa jatah makan saya hanya 2000, kalau sama telor pun tidak akan cukup. Setelah sejenak berpikir, lalu Mahasiswa tadi bertanya kembali, "Kalau kuah telornya berapa bu?" "ouh. kalau kuahnya sih gratis de" jawab ibu warung. "Kalau begitu nasi sama kuah sayur telor aja bu". "Boleh de. tunggu sebentar yah", Jawab ibu sambil melihat wajah mahasiswa tadi penuh dengan keibaan.

Akhirnya ibu warung pun membungkus nasi ditambah kuah sayur telor, namun tanpa sepengetahuan si Mahasiswa, ibu ini memasukkan satu buah telor ke dalam nasi nya. setelah selesai membungkus lalu memberikannya kepada Mahasiswa tadi. Lalu uang 2000 rupiah di bayar kepada ibu warung karena yang di bayar hanya nasinya saja sedangkan kuahnya gratis. Setelah membeli nasi mahasiswa tadi pulang ke kosan nya. dan membuka nasi yang baru di belinya. Ketika pertama kali makan ia terkejut ketika di dalam nasi tersebut ada sebuah telor. dan ia pun gembira serta bersyukur kepada Allah swt, karena ibu warung tadi telah berbuat baik kepadanya.

Setiap hari, mahasiswa tersebut selalu membeli nasi yang sama ke ibu warung tadi, dan ibu warung pun selalu menyelipkan telor ke dalam nasi bungkusnya dengan niat membantu mahasiswa tersebut.

Lama berselang si ibu tidak melihat mahasiswa yang selalu berkunjung ke warung nasinya. hingga pada suatu saat kira-kira 1 tahun kemudian terjadi penggusuran karena lahan tempat ibu berjualan nasi adalah milik pemerintah. Maka ibu warung pun dengan berat hati harus meninggalkan tempat mencari rezeki nya tersebut setiap hari. Yang paling menyedihkan adalah anak nya yang duduk di SMA akan menghadapi ujian kelulusan, sehingga bingung untuk membayar uang ujian kelulusan tersebut. karena kalau tidak, anaknya bisa putus sekolah.

Ketika ia temenung di pinngir jalan sambil mencucurkan air mata melihat warung nasinya di bongkar begitu saja. tiba-tiba ada sebuah mobil sedan menhampirinya, Ketika keluar dari mobil dan menghampiri, Ibu tersebut kaget karena tidak mengenal orang tersebut. Lalu orang tadi berkata. "ayo ibu ikut saya, saya di perintah oleh atasan saya untuk menjemput ibu" dengan wajah penasaran si ibu pun ikut kedalam mobil, lalu di bawa ke tempat yang di bilang orang tadi. Setelah ibu warung turun dari mobil dan di bawa ke kantor atasannya yang di bilang orang tadi. ternyanya atasannya itu adalah Mahasiswa yang dulu membeli nasi dan kuah telor dengan harga 2000 rupiah di warung nasi ibu.

Dan akhirnya Mahasiswa tadi berkata kepada ibu warung. "Ibu... saya melihat di televisi di daerah tempat ibu berjualan terjadi penggusuran maka dari itu saya menyuruh anak buah saya mencari ibu untuk membawa ibu kesini. Karena waktu saya masih menjadi Mahasiswa, ibu sudah membantu saya maka sekarang saatnya saya membantu Ibu. Saya mempunyai rencana, karena saya adalah manager di perusahaan ini, maka ibu saya ijinkan untuk berjualan di kantor ini. dan sayapun sudah menyiapkan tempatnya untuk ibu beserta perlengkapannya. Ibu tinggal berjualan saja disini. Saya rindu akan masakan kuah sayur telor ibu" kata Mahasiswa sambil menatap ibu warung.

Lalu ibu warung pun memeluk mahasiswa yang sekarang sudah menjadi Manager dengan penuh tangis bahagia, seraya mengucapkan terimakasih. dan akhirnya si ibu bisa berjualan nasi kembali, dan anaknya pun bisa ikut ujian di sekolahnya dan tidak terancam putus sekolah. 

Pelajaran dari cerita di atas adalah, Kita harus selalu berbuat baik kepada orang lain, meskipun kita harus mengorbankan keuntungan kita seperti cerita di atas si ibu tidak mendapatkan untung dari telor yang di berikan pada Mahasiswa tadi, malah si ibu rugi karena modal telor nya pun tidak kembali. Namun dengan niat menolong orang lain untuk membantu sesama itu tidak akan menjadi masalah. Karena Allah swt lah yang kan memberikan keuntungan kepada kita yang berlipat-lipat ganda.

Sekian postingan kali ini semoga bisa bermanfaat.

Posting Komentar