Puisi Ariel Peterpan Ketika di Penjara

Di bawah ini adalah Puisi Ariel Peterpan ketika sedang di penjara. Kita tahu bahwa perbuatan yang dilakukannya sudah melanggar Aturan Agama bahkan Dosa Besar, namun kita tidak tahu akhir hidup seseorang entah dia akan bertobat lalu kembali ke jalan yang lurus. Hanya Tuhan lah yang tahu, Yang penting ini memberi pelajaran buat kita untuk berkaca kepada diri kita masing-masing, berkaca pada orang yang ada di sekeliling kita.

Berikut penggalan puisi karya Ariel saat di Penjara (tahanan polisi),

Jika saya bercerita sekarang,
Maka itu hanya akan membuat sebagian orang memaklumi saya,
Dan sebagian lagi akan tetap menyalahkan saya,
Tetapi itu juga akan membuat mereka memaklumi dunia yang seharusnya tidak dimaklumi,
Dan tidak ada yang dapat menjamin apakah semua dapat memetik hal yang baik dari
kemakluman itu,
Atau hanya akan mengikuti keburukannya
Maka lebih baik saya diam.

Jika saya bersuara sekarang,
Maka itu akan membuat,
Saya terlihat sedikit lebih baik,
Dan beberapa lainnya terlihat lebih buruk sebenarnya,
Maka saya lebih baik diam.

Jika saya berkata sekarang,
Maka akan hanya ada caci maki,
Dari lidah ini,
Dan teriakan kasar tentang kemuakan,
Serta cemoohan hina pada keadilan,
Maka saya lebih baik diam.

Saya hanya akan berkata pada Tuhan, bersuara pada yang berhak,
Berkata pada diri sendiri,
Lalu diam kepada yang lainnya,
Lalu biarkan seleksi Tuhan,
Bekerja pada hati setiap orang.

detik.com

Posting Komentar