Ayat Mengenai Perintah di Wajibkannya Puasa

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa melaksanakan ibadah puasa itu di wajibkan kepada kita selaku umat muslim. Namun apakah benar kita di perintahkan Oleh Allah Swt? sudah saatnya kita mengetahui Ayat Mengenai Perintah di Wajibkannya Puasa. Agar kita tidak bertanya-tanya dan kita pun bisa yakin melaksanakan ibadah puasa tersebut

Ayat Mengenai Perintah di Wajibkannya Puasa


"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa",
 (Al-Baqarah : 183)

Dari ayat di atas sudah dijelaskan bahwa Allah telah mewajibkan kepada kita untuk berpuasa, bahkan puasa ini telah Allah wajibkan pula kepada orang-orang sebelum kita (Sebelum Umat Nabi Muhammad Saw). Hukum wajib disini yatu wajib menurut Hukum Sya'ra yang berarti apabila kita mengerjakannya akan mendapatkan pahala dan apabila meninggalkannya maka kita akan berdosa.

Namun disini Allah Swt hanya memerintahkan kepada orang Mu'min bukan Muslim mengapa demikian? dari sini kita bisa membedakan mana orang-orang yang memang benar-benar Beriman kepada Allah Swt dan tidak. dapat di tarik kesimpulan bahwa orang muslim yang tidak melaksanakan puasa maka dia belum beriman kepada Allah Swt.

Selain itu mengapa kita di wajibkan untuk berpuasa? dari ayat di atas di jelaskan agar kita menjadi orang yang bertaqwa, dalam segi harpiah kata taqwa artinya mematuhi setiap perintah-Nya dan menjauhi segala Larangan-Nya. Jadi inti dari puasa adalah apakah kita bisa mematuhi terhadap Perintah Allah swt atau tidak.

Karena Ibadah puasa adalah ibadah yang samar, dikatakan samar karena hanya Allah swt lah yang mengetahui kita itu benar-benar berpuasa atau tidak, jadi dengan berpuasa kita dilatih untuk bersikap jujur karena Ibadah Puasa itu langsung hubungannya dengan Allah swt. dan Allah Swt pun yang langsung memberikan pahalanya.

Kita ambil sedikit contoh ibadah shalat, apabila seseorang tidak melaksanakan shalat kita pun bisa mengetahuinya. Dari mana kita mengetahuinya ?

Misalkan kita bersama-sama dengan orang tersebut dari waktu shalat ashar sampai waktu shalat maghrib, namun dia tidak pernah terlihat mengambil air wudlu dari waktu shalat ashar sampai habis waktu maghrib, dari situ kita bisa tahu bahwa dia itu tidak melaksanakan shalat Ashar,

Berbeda dengan ibadah puasa dimana kita tidak bisa mengetahui benar seseorang itu berpuasa atau tidak, bisa saja ketika dia bersama-sama kita dia pergi sebentar entah itu ke kamar atau ke wc untuk berbuka sebentar, lalu menghampiri kita lagi. Maka dari itu Ibadah Puasa adalah Ibadah untuk melatih kejujuran kita kepada Allah swt.


Semoga dengan mengetahui Ayat Mengenai Perintah di Wajibkannya Puasa beserta penjelasannya kita bisa menjadi orang yang taat akan perintah Allah Swt dan bisa menjadi orang yang jujur baik kepada Allah Swt dan juga terhadap sesama. Sekian postingan kali ini semoga bermanfaat.


Artikel Yang Berhubungan