Pelajaran Berharga dari Keong Racun

Siapa sih yang tidak kenal dengan lagu Keong Racun? Pasti semuanya sudah pada tau berkat kemunculan 2 mojang asal Bandung yaitu Sinta dan Jojo yang membawakan lagu Keong Racun dengan gaya uniknya di Situs Youtube. Lagu ini memang aneh se aneh binatangnya yang memiliki pelajaran berharga untuk kita.

Kenapa saya bilang aneh, karena Pencipta, Penyanyi dan yang Mempopulerkan lagu ini berbeda-beda tetapi masih satu kota. Penciptanya adalah Subur Tahroni alias Buy akur, Penyanyinya adalah Lissa dan yang mempopulerkannya yaitu Sinta dan Jojo dan mereka semua berasal dari Bandung. Ini memang benar-benar aneh lo.

Lalu apa hubungannya dengan Keong Racun yang memiliki pelajaran berharga untuk kita ?

Yup Keong Racun atau biasa di sebut Bekicot adalah binatang sejenis siput yang memilki rumah untuk berlindung. biasanya mereka berada di pohon-pohon ataupun dinding-dinding tembok. Menurut saya binatang ini adalah salah satu binatang penyabar dan juga tidak mudah berputus asa. mereka selalu tetap berjalan menuju ke atas meskipun banyak yang menghalangi mereka.

Kita mungkin pernah melihat anak-anak kecil yang sedang bermain dengan keong racun. Apabila sang keong sudah berjalan seperempat dari tembok maka anak-anak suka mempermainkannya dengan cara menjatuhkan sang keong. Namun sang keong tidak pernah merasa kesal ataupun menyerah. Mereka selalu bersabar dan memulai kembali untuk berjalan menyusuri tembok agar bisa sampai di atas. Namun anak-anak selalu berulang-ulang untuk menjatuhkannya kembali. Hingga tiba saatnya anak-anak itu mulai bosan mempermainkan sang keong dan pergi meninggalkannya. Akhirnya sang keong pun bisa terbebas dari gangguan anak-anak tadi dan berjalan lagi hingga tiba di puncak tembok yang mereka tuju.

Pelajaran yang bisa di ambil dari keong racun ini yaitu janganlah berputus asa untuk menggapai impian kita yaitu puncak tembok, meskipun ada cobaan dan rintangan yang mempermainkan kita sehingga kita terjatuh ke bawah seperti halnya sang keong yang di jatuhkan anak-anak tadi, tetapi kita harus kembali bangkit dan memulainya lagi meskipun harus dari awal. Karena pada suatu saat cobaan dan rintangan itu akan bosan mempermainkan kita seperti halnya anak-anak tadi yang bosan mempermainkan sang keong yang selalu berjalan kembali meskipun sudah terjatuh.

Maka ketika cobaan dan rintangan sudah bosan mempermainkan kita, maka kita pun akan terbebas dari cobaan dan rintangan tersebut sehingga kita bisa berjalan dan bisa mendapatkan segala impian yang kita inginkan. Seperti halnya anak-anak yang meninggalkan sang keong.sehingga bisa berjalan sampai puncak tembok tanpa ada gangguan lagi.

Inilah sedikit Pelajaran Berharga dari Keong Racun, semoga kita bisa meniru semangatnya, tapi inget menirunya jangan sama lirik lagu Keong Racun, Itumah Hidung Belang alias Penjahat Wanita. he he

Akhir kata semoga postingan kali ini bermanfaat untuk kita semua dan tidak lupa Salam Sukses Slalu

Posting Komentar